Senin, 14 Januari 2019

Faktor Yang Mempengaruhi Kampas Kopling Cepat Aus

Faktor Yang Mempengaruhi Kampas Kopling Cepat Aus

Berkendara dengan motor sport akan terasa kurang nyaman saat kopling sepeda motor ternyata selip. Meski telah melakukan penggantian kampas kopling, namun kejadian serupa terulang kembali dalam waktu beberapa bulan tentu membuat pengendara jengkel.

Dalam buku petunjuk manual produk sepeda motor dijelaskan jika rata-rata interval pemakaian kampas kopling sekitar 15.000-20.000 km, atau sekitar 2 tahun dalam pemakaian normal.

Namun beberapa kondisi mampu membuat kampas kopling hanya bisa dipakai beberapa bulan saja.Ada banyak hal yang dapat menyebabkan hal ini, salah satu yang paling umum adalah perilaku mengemudi yang buruk, seperti membuka-tutup kopling sambil menghentak-hentakkan tuas gas, menggantung tuas kopling atau mengemudi dengan setengah kopling.

Cara berkendara lainnya yang berisiko membuat kampas kopling cepat aus ialah kebiasaan menahan tuas kopling saat posisi berhenti lama, seperti berhenti di lampu lalu lintas dan pengendara menahan tuas kopling sementara posisi gigi masuk.

Untuk jeda berhenti (sekitar 1 menit), sebaiknya tuas kopling dibiarkan saja, dan posisi gigi dinetralkan.

Selain dari perilaku mengemudi, kampas kopling cepat aus bisa disebabkan faktor setelan kopling yang terlalu dekat. Meski posisi ini akan memudahkan saat melakukan perpindahan gigi, namun pengendara harus terus menekan tuas kopling saat kecepatan rendah.

Untuk ukuran yang tepat, Anda bisa mengatur jarak bebas tuas kopling sekitar 1,5-2 cm. Dengan cara ini, kampas kopling bisa dimaksimalkan, dan usia pakainya pun jadi lebih lama. Merek kampas terpercaya juga harus diperhatikan meski cenderung lebih mahal.